Sosialisasi Program Beras Murah SPHP oleh Bhabinkamtibmas Desa Panawuan di Kabupaten Kuningan
Desa Panawuan, Kuningan — Dalam upaya menjaga kestabilan harga dan ketersediaan bahan pangan pokok, khususnya beras, Bhabinkamtibmas Desa Panawuan, BRIPKA Nanang Kosim, melaksanakan sosialisasi program beras murah Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kepada warga setempat pada Selasa (26/8/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan Polri melalui Polsek Cilimus terhadap program pemerintah yang digagas oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas).
Program SPHP adalah inisiatif pemerintah yang bertujuan menyediakan beras dengan harga terjangkau bagi masyarakat, khususnya kelompok berpenghasilan rendah. Melalui program ini, pemerintah berupaya menekan fluktuasi harga beras yang kerap terjadi, sehingga kebutuhan pokok warga tetap terpenuhi.
Sosialisasi dilakukan secara langsung dengan metode sambang warga secara door-to-door di Desa Panawuan, Kecamatan Cigandamekar. Pendekatan ini diharapkan dapat memastikan pesan tersampaikan secara jelas dan dapat dipahami oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa ada kesalahpahaman.
Dalam kesempatan tersebut, BRIPKA Nanang menjelaskan bahwa program SPHP memiliki peran penting dalam menjaga ketersediaan beras sekaligus mengendalikan harga agar tetap stabil di tengah fluktuasi pasar. Ia menegaskan bahwa program ini sangat dibutuhkan oleh kelompok masyarakat berpenghasilan rendah agar dapat mengakses beras dengan harga lebih murah.
“Program ini sangat penting terutama bagi kelompok masyarakat yang berpenghasilan rendah, agar mereka dapat mengakses beras dengan harga yang lebih murah dan terjangkau,” ujar BRIPKA Nanang saat menyampaikan sosialisasi kepada warga.
Selain memberikan penjelasan mengenai program, Bhabinkamtibmas juga membuka ruang dialog dengan warga. Hal ini bertujuan mendengar langsung berbagai masukan dan keluhan terkait ketersediaan dan harga beras di daerah mereka, sehingga menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah dan pihak terkait.
Respons warga terhadap sosialisasi ini sangat positif. Mereka merasa terbantu karena selama ini masih banyak yang belum memahami secara detail program beras murah SPHP. Penjelasan langsung dari petugas dinilai lebih meyakinkan dan memberikan kepastian hak kepada masyarakat.
Salah satu warga, Ibu Nani (47), mengungkapkan rasa lega dan bersyukur atas sosialisasi yang dilakukan. Menurutnya, program ini sangat dibutuhkan, terlebih menjelang musim kemarau yang biasanya berdampak pada kenaikan harga kebutuhan pokok.
“Kami bersyukur ada petugas yang datang langsung ke rumah untuk menjelaskan. Sebelumnya kami hanya dengar kabar saja, sekarang sudah jelas hak kami untuk mendapatkan beras murah,” kata Ibu Nani.
Kapolres Kuningan AKBP Muhammad Ali Akbar melalui Kapolsek Cilimus AKP Mohamad Faisak menegaskan bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga menjadi jembatan informasi antara pemerintah dan masyarakat.
“Kami akan terus mendukung program-program yang berdampak positif bagi kesejahteraan warga, termasuk program pangan murah ini,” ujar Kapolsek melalui laporan resminya kepada Kapolres Kuningan.
Kegiatan sosialisasi berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar tanpa kendala berarti. Dokumentasi kegiatan telah diserahkan sebagai bagian dari laporan resmi ke Polres Kuningan. Ke depan, Polsek Cilimus berencana menggerakkan Bhabinkamtibmas di wilayah lain untuk melakukan sosialisasi serupa guna memperluas jangkauan program SPHP.
Dengan sinergi antara Polri, pemerintah, dan masyarakat, diharapkan ketahanan pangan dan stabilitas ekonomi lokal dapat terus terjaga, sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga di Kabupaten Kuningan.
Humas Polsek Cilimus Polres Kuningan

