*Polsek Cilimus Intensifkan Patroli Dialogis untuk Ciptakan Keamanan Kondusif di Desa Bandorasa Kulon*
Polsek Cilimus, yang merupakan bagian dari Polres Kuningan, terus berupaya menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif melalui pelaksanaan patroli dialogis. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) yang dilakukan secara berkelanjutan.
Pada Sabtu siang, 23 Agustus 2025, patroli dialogis kembali digelar di wilayah Desa Bandorasa Kulon, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Aiptu Nurohim didampingi dua personel, Aiptu Candra dan Aiptu Maulana, S.H.
Patroli kali ini menyasar sejumlah titik rawan yang dianggap berpotensi menimbulkan gangguan keamanan. Titik-titik tersebut meliputi kawasan pemukiman warga, jalan utama yang padat dilalui kendaraan, serta lokasi yang sering menjadi tempat berkumpul para remaja.
Fokus utama dari patroli dialogis ini adalah pencegahan berbagai tindak kriminalitas, seperti pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Selain itu, petugas juga mengawasi aktivitas balap liar dan keberadaan geng motor yang kerap mengganggu ketertiban umum.
Pelaksanaan patroli dilakukan secara mobile dengan mengedepankan pendekatan humanis. Petugas tidak hanya bertugas mengawasi, melainkan juga aktif melakukan dialog dengan warga yang ditemui sepanjang jalannya patroli.
Dalam sesi dialog tersebut, Aiptu Maulana memberikan imbauan kepada warga agar tidak ragu melapor apabila menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar. Ia menegaskan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga keamanan bersama.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan masing-masing. Jika ada hal mencurigakan, segera laporkan ke kepolisian. Peran aktif warga sangat membantu dalam pencegahan,” ujar Aiptu Maulana kepada warga yang ditemui.
Respon warga Desa Bandorasa Kulon terhadap kegiatan patroli dialogis ini sangat positif. Kehadiran aparat kepolisian yang aktif menyambangi lingkungan dan terbuka dalam komunikasi membuat mereka merasa lebih aman dan tenang.
Salah satu warga setempat, Pak Sumarna, menilai pendekatan dialogis yang dilakukan petugas sangat efektif. Menurutnya, kehadiran polisi yang ramah dan dekat dengan warga membuat mereka lebih nyaman untuk menyampaikan keluhan maupun informasi.
“Petugasnya ramah dan tidak kaku. Kami jadi lebih nyaman untuk bertanya atau menyampaikan masalah di lingkungan. Ini baru namanya polisi dekat dengan rakyat,” ungkap Pak Sumarna.
Kapolres Kuningan, AKBP Muhammad Ali Akbar, melalui Kapolsek Cilimus, AKP Nurjani, menyampaikan bahwa patroli dialogis adalah strategi Polri dalam membangun kemitraan dengan masyarakat. Pendekatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap polisi.
Menurut AKP Nurjani, keamanan bukan hanya tanggung jawab polisi, melainkan juga kesadaran dan keterlibatan aktif masyarakat. “Ketika masyarakat merasa nyaman dan percaya, mereka akan lebih proaktif menjaga lingkungan sekitar,” jelasnya.
Dari hasil patroli yang digelar, situasi kamtibmas di Desa Bandorasa Kulon terpantau aman dan kondusif. Polsek Cilimus berkomitmen untuk terus meningkatkan intensitas patroli, terutama pada jam-jam rawan, akhir pekan, serta menjelang hari besar nasional dan keagamaan.
Pendekatan humanis, edukatif, dan partisipatif yang diterapkan dalam patroli dialogis ini diharapkan dapat semakin meningkatkan peran serta masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.
Dengan program patroli dialogis ini, Polsek Cilimus berusaha menjadi contoh bagi wilayah lain dalam membangun kemitraan yang kuat antara aparat kepolisian dan masyarakat demi menciptakan keamanan dan ketertiban yang berkelanjutan.
Humas Polsek Cilimus Polres Kuningan

