Sambangi Petani Jagung, Bhabinkamtibmas Desa Sampora Sampaikan Informasi Harga Beli Bulog
Kuningan – Dalam rangka menjaga kedekatan dengan masyarakat serta memberikan pelayanan yang humanis dan informatif, Bhabinkamtibmas Desa Sampora Aipda Epa Sukmana, melaksanakan kegiatan sambang ke para petani jagung di wilayah Desa Sampora, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan, Jumat (22/8/2025).
Kegiatan tersebut berlangsung di Blok Gulanjeung, Dusun Pahing, Desa Sampora. Dalam kesempatan itu, Aipda Epa Sukmana menyempatkan diri untuk berdialog langsung dengan warga yang sedang bertani, sekaligus menyampaikan informasi penting terkait harga pembelian jagung oleh Bulog.
Aipda Epa bertemu langsung dengan kelompok tani “Mandiri” yang diketuai oleh Bapak Miska, salah satu petani aktif di kawasan tersebut. Ia mengelola lahan pertanian seluas ±50 bata yang telah ditanami jagung selama kurang lebih empat bulan.
Jenis jagung yang dibudidayakan oleh kelompok tani ini adalah jagung hibrida, yang umumnya digunakan sebagai pakan ternak. Aipda Epa pun menggali informasi seputar kondisi tanaman dan kendala yang dihadapi oleh para petani.
Dalam dialognya, Aipda Epa menyampaikan bahwa pemerintah melalui Bulog telah menetapkan harga beli jagung dengan dua kategori berdasarkan kadar air. Jagung dengan kadar air 18-20% akan dibeli seharga Rp5.500,- per kilogram, sedangkan jagung dengan kadar air 14% dibeli seharga Rp6.400,- per kilogram.
Informasi ini disambut antusias oleh para petani. Mereka mengaku sebelumnya belum mengetahui secara pasti harga yang akan ditetapkan Bulog untuk komoditas jagung, terutama pada musim panen yang akan datang.
Aipda Epa menekankan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari tugas kepolisian, khususnya Bhabinkamtibmas, untuk hadir di tengah-tengah masyarakat dan memberikan edukasi maupun informasi yang bermanfaat. Ia juga mengingatkan agar para petani tetap menjaga kualitas hasil panen agar dapat memenuhi standar yang ditetapkan oleh Bulog.
“Kami berharap petani tidak hanya fokus pada kuantitas hasil panen, tetapi juga memperhatikan kualitas, terutama kadar air, karena sangat mempengaruhi harga jual,” ujar Aipda Epa.
Ia juga menyampaikan bahwa kepolisian akan terus bersinergi dengan berbagai pihak termasuk dinas pertanian dan Bulog, untuk memastikan kesejahteraan petani tetap terjaga serta menciptakan iklim pertanian yang sehat dan kompetitif.
Kegiatan sambang ini mendapat apresiasi dari warga sekitar, karena dinilai sangat bermanfaat dan mendekatkan polisi dengan masyarakat. Selain itu, kehadiran Bhabinkamtibmas juga memberikan rasa aman dan nyaman bagi para petani dalam menjalankan aktivitasnya.
Selama kegiatan berlangsung, situasi tetap aman, tertib, dan kondusif. Hal ini menjadi bukti bahwa pendekatan humanis yang dilakukan oleh kepolisian mampu menciptakan hubungan harmonis dengan masyarakat.
Dengan kegiatan seperti ini, Polsek Cilimus di bawah jajaran Polres Kuningan terus berupaya menjaga stabilitas kamtibmas sekaligus berperan aktif dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Humas Polsek Cilimus Polres Kuningan

