Polsek Cilimus Kawal Penyaluran Bantuan Gizi dan Perkuat Pendidikan Karakter Siswa di SMAN 1 Cilimus
KUNINGAN, KOMPAS — Kepolisian Sektor (Polsek) Cilimus, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, melaksanakan kegiatan pembinaan dan monitoring di SMAN 1 Cilimus, Rabu (20/8/2025). Kegiatan tersebut bertepatan dengan penyaluran Program Manfaat Bantuan Gizi (MBG) dari pemerintah pusat dan perayaan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Humas Polsek Cilimus, AIPDA Momon Usman Efendi. Sejak pagi, aparat kepolisian telah bersiaga mendampingi pihak sekolah dalam memastikan kelancaran distribusi bantuan gizi bagi para siswa.
Program MBG merupakan upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi peserta didik guna mendukung daya konsentrasi dan prestasi belajar. Di SMAN 1 Cilimus, tercatat sebanyak 1.367 siswa menerima manfaat dari program ini.
Penyaluran dilakukan secara bergiliran di aula sekolah, mulai pukul 08.30 WIB. Personel Polsek bersama guru dan staf sekolah mengatur jalannya distribusi agar berjalan tertib, aman, dan kondusif. Hingga proses selesai, tidak ditemukan hambatan berarti.
Selain pengawalan distribusi, kehadiran aparat kepolisian juga dimanfaatkan untuk memberikan pembinaan karakter kepada para siswa. Dalam sesi tersebut, AIPDA Momon menyoroti pentingnya literasi digital dan etika bermedia sosial.
Di hadapan ratusan siswa, ia mengingatkan agar tidak mudah percaya informasi yang belum jelas kebenarannya. “Gunakan media sosial secara positif. Jaga nama baik diri, sekolah, dan keluarga. Jangan sampai terjerumus dalam perilaku menyimpang,” ujar Momon.
Ia juga menekankan bahwa kehadiran polisi di lingkungan sekolah bukan semata untuk penegakan hukum, tetapi sebagai bentuk komitmen Polri dalam mendukung pendidikan karakter generasi muda. Menurutnya, sekolah merupakan tempat strategis membentuk pribadi unggul yang cinta tanah air.
Usai pembinaan dan penyaluran bantuan, kegiatan dilanjutkan dengan perayaan HUT ke-80 Kemerdekaan RI yang digelar oleh pihak sekolah. Acara berlangsung meriah namun tetap khidmat, diikuti siswa, guru, dan orang tua murid.
Berbagai lomba tradisional seperti balap karung, tarik tambang, dan lomba makan kerupuk menjadi daya tarik tersendiri. Selain itu, pertunjukan seni budaya dan sesi penghormatan kepada para pahlawan turut menyemarakkan peringatan hari bersejarah tersebut.
AIPDA Momon menyampaikan apresiasi atas semangat nasionalisme yang ditunjukkan para siswa. Ia menyebut momen peringatan kemerdekaan sebagai sarana penting untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan sejak dini.
“Merayakan kemerdekaan bukan hanya seremonial. Ini adalah wujud penghormatan kepada para pendahulu kita dan refleksi atas tanggung jawab generasi sekarang dalam menjaga keutuhan bangsa,” ucapnya.
Kapolres Kuningan, AKBP Muhammad Ali Akbar, SIK, M.Si., melalui Kapolsek Cilimus, AKP Nurjani, S.E., turut memberikan dukungan atas keterlibatan aktif jajaran Polsek dalam kegiatan pendidikan di wilayahnya. Ia menegaskan bahwa Polri hadir sebagai mitra strategis dunia pendidikan.
“Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga berperan dalam pembinaan generasi muda yang cerdas, disiplin, dan berakhlak mulia,” ujar AKP Nurjani.
Melalui kolaborasi seperti ini, diharapkan terbangun hubungan yang erat antara institusi pendidikan dan kepolisian. Selain menciptakan lingkungan belajar yang aman, Polri juga diharapkan dapat menjadi panutan positif bagi para siswa dalam membangun masa depan bangsa.
Humas Polsek Cilius Polres Kuningan

