Sinergitas TNI-POLRI, Bersama Jaga Kamtibmas Lingkungan Desa Binaan
KUNINGAN – Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) terus digencarkan oleh jajaran TNI dan Polri melalui kegiatan sambang dan pembinaan langsung ke masyarakat desa. Sinergitas antara dua institusi negara ini terbukti menjadi garda terdepan dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif, seperti yang terlihat di Dusun Pahing, Desa Linggasana, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan, Jumat (18/7/2025).
Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas Desa Linggasana, Bripka Hendratmo, bersama Babinsa Pelda Suherman, melaksanakan giat sambang dan tatap muka dengan warga setempat. Kehadiran aparat keamanan ini tidak hanya untuk menjaga stabilitas wilayah, tetapi juga mempererat kedekatan emosional antara petugas dan masyarakat.
Menurut Bripka Hendratmo, keterlibatan aktif warga dalam menjaga keamanan lingkungan sangat penting. “Kami tidak bisa bekerja sendiri. Peran serta warga dalam menjaga kamtibmas menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari tugas kami. Karenanya, komunikasi dan sinergi harus terus dibangun,” ujarnya saat memberikan imbauan kepada warga.
Senada dengan itu, Pelda Suherman menyampaikan bahwa stabilitas keamanan merupakan pondasi utama dalam mendukung pembangunan desa. Ia juga menekankan pentingnya deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtibmas yang bisa muncul di tengah masyarakat.
“Kita ajak masyarakat untuk peduli, misalnya dengan siskamling dan saling memberi informasi jika ada hal-hal mencurigakan. TNI dan Polri akan hadir sebagai mitra masyarakat, bukan hanya sebagai aparat penegak hukum,” ucapnya.
Warga Dusun Pahing menyambut positif kegiatan tersebut. Mereka merasa lebih aman dan dihargai karena aparat keamanan hadir langsung di tengah mereka. Sulastri (47), salah satu warga, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas perhatian yang diberikan oleh TNI dan Polri. “Kami jadi lebih semangat menjaga lingkungan. Dengan kedatangan mereka, suasana jadi lebih tenteram,” katanya.
Kegiatan sambang ini juga menjadi ruang diskusi informal antara warga dan aparat. Berbagai persoalan seperti keamanan malam hari, kenakalan remaja, hingga potensi konflik sosial, dibahas secara terbuka dalam suasana kekeluargaan. Hal ini menunjukkan pentingnya pendekatan humanis dalam pelaksanaan tugas di lapangan.
Kapolsek Cilimus, AKP Nurjani, S.E., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan desa binaan dan sentuhan yang rutin dilakukan. Ia berharap pola sinergi TNI-Polri seperti ini bisa menjadi contoh di wilayah lain dalam membangun harmoni sosial di tingkat desa.
“Dengan pendekatan preventif dan partisipatif, kami ingin masyarakat menjadi subjek utama dalam menjaga keamanan. Sinergi ini tidak hanya menjawab tantangan kamtibmas, tapi juga memperkuat kepercayaan publik kepada institusi negara,” ujar AKP Nurjani.
Sementara itu, Komandan Kodim 0615/Kuningan LETKOL Arh. Kiki Aji Wiryawan, S.Sos melalui Danramil 1510/Cilimus LETTU Inf. Saniyo menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terus terjalin antara Babinsa dan Bhabinkamtibmas di lapangan. Ia menegaskan bahwa kolaborasi ini tidak boleh berhenti di kegiatan formal, tetapi harus tumbuh menjadi kebiasaan kerja bersama yang saling mendukung.
Sementara diitempat terpisah Kapolres Kuningan AKBP Muhammad Ali Akbar, SIK, M.Si melalui Kapolsek Cilimus AKP Nurjani, SE mengatakan bahwa Kegiatan seperti ini juga menjadi bagian dari upaya TNI dan Polri untuk merawat keutuhan NKRI dari akar rumput. Ketika desa-desa menjadi kuat secara sosial dan aman secara struktural, maka ketahanan nasional pun akan semakin kokoh.
Dengan terus ditingkatkannya sinergi lintas sektor, termasuk dengan pemerintahan desa dan tokoh masyarakat, aparat keamanan berharap nilai-nilai gotong royong dalam menjaga kamtibmas dapat terus diwariskan lintas generasi.
Humas Polsek Cilimus Polres Kuningan

