Polres Kuningan Polda Jabar – Kekuatan terbesar dalam menjaga stabilitas keamanan suatu daerah terletak pada semangat kebersamaan dan sinergi kokoh yang terus dipelihara antara aparat penegak hukum dan seluruh elemen masyarakat di wilayah garis perbatasan. Menjaga komitmen tersebut, jajaran Polsek Mandirancan melebur dalam aksi pengamanan wilayah berskala kemitraan di titik sekat antarkabupaten. Kegiatan sambang ini menjadi sarana penting untuk memperkokoh koordinasi keamanan swakarsa terpadu.
Dengan semangat menjaga ketertiban bersama, Ka SPKT 2 Polsek Mandirancan Aiptu Juro Jauhari, S.H. bersama Aipda Sonita dan Brigpol Singgih bahu-membahu bersama warga perbatasan menyisir area rawan guna mendeteksi celah masuknya pelaku kejahatan. Kolaborasi taktis ini berjalan beriringan dengan dialog kamtibmas mengenai pentingnya menjaga kerukunan serta menolak segala bentuk provokasi berita hoaks. Aksi nyata dalam menjaga kondusifitas pintu gerbang daerah ini terlaksana di Desa Cirea yang berbatasan dengan Desa Matangaji pada hari Senin, 15 Juni 2026.
Maksud utama dari kegiatan kontrol perbatasan bersama ini adalah untuk menciptakan situasi lingkungan pedesaan yang aman, tertib, sekaligus bersih dari potensi aksi pencurian dengan pemberatan (curat) maupun gangguan geng motor lintas wilayah. Di sisi lain, kehadiran langsung personel kepolisian di titik perbatasan diharapkan mampu memicu motivasi warga ronda untuk tetap konsisten menjaga keamanan lingkungannya tanpa rasa takut.
Metode penyerapan aspirasi dilakukan secara informal di sela-sela jeda pemantauan jalur, saat petugas berbincang santai mengenai kondisi penerangan jalan dan kendala pengawasan di perbatasan pada waktu dini hari. Melalui obrolan hangat di garis batas kabupaten ini, petugas dapat menyerap data lapangan berharga demi penyempurnaan taktik dan rute patroli di hari-hari berikutnya.
Pada kesempatan terpisah, Kapolsek Mandirancan AKP Atang Mulyana, S.E. menyampaikan pesan inti bahwa keamanan wilayah perbatasan yang kondusif berawal dari komunikasi yang solid dan koordinasi yang tidak pernah putus antar-elemen warga desa. Hubungan emosional yang baik antara jajaran kepolisian dan warga garda depan adalah modal dasar kokohnya ketahanan wilayah.
Sementara itu, Kapolres Kuningan AKBP Muhamad Ali Akbar, S.I.K., M.Si melalui Kapolsek Mandirancan AKP Atang Mulyana, S.E. menambahkan bahwa kehadiran personel Polsek Mandirancan dalam setiap kegiatan patroli fajar di tapal batas adalah representasi dari komitmen Polri untuk tidak hanya menjadi penegak hukum, tetapi juga menjadi pelindung setia yang menjamin kenyamanan kehidupan seluruh masyarakat.

