Polres Kuningan Polda Jabar – Sinergi kepolisian kini tidak hanya sebatas penegakan hukum formal, melainkan merambah hingga pengorbanan tanpa batas menyusuri jalanan desa demi menjaga keharmonisan hidup masyarakat dan menyelamatkan masa depan pemuda. Di bawah keheningan malam akhir pekan, personel Polsek Mandirancan tampak mendekati kerumunan remaja yang masih terjaga. Aksi nyata ini menjadi bukti komitmen Polri dalam mendukung stabilitas kamtibmas yang berkelanjutan dari lingkup komunitas terkecil.
Kegiatan sambang dialogis malam ini melibatkan komunikasi intensif dengan para pemuda, mendengarkan hobi mereka, hingga memberikan motivasi untuk tidak menantang bahaya di jalan raya lewat aksi balap liar. Langkah taktis ini menjadi jembatan kemitraan yang sangat efektif ketika Ka SPKT 2 Aiptu Juro Jauhari, S.H. bersama Aipda Sonita dan Brigpol Singgih duduk bersama para remaja yang nongkrong. Momentum arahan penuh kehangatan ini terlaksana di Dusun Agungsari Desa Cirea pada hari Minggu, 14 Juni 2026.
Langkah strategis ini diambil guna memastikan suasana pedesaan tetap sejuk, aman, dan terhindar dari bisingnya knalpot brong yang mengganggu kenyamanan warga. Melalui kehadiran aktif kepolisian di tengah obrolan mereka, para remaja merasa diperhatikan dan mendapatkan arahan hukum yang inklusif, sehingga mereka menyadari bahwa keluyuran malam tanpa tujuan yang jelas hanya akan mengundang bahaya eksternal.
Cara pendekatan dilakukan dengan berdiskusi santai, memanfaatkan komunikasi humanis untuk menyampaikan imbauan kamtibmas tanpa memicu ketegangan. Kehadiran seragam dinas yang mengayomi di tengah-tengah lingkungan pemukiman ini memberikan dampak psikologis yang positif, sekaligus menumbuhkan kesadaran para pemuda untuk bubar secara teratur dan kembali ke rumah masing-masing demi keselamatan.
Pada kesempatan terpisah, Kapolsek Mandirancan AKP Atang Mulyana, S.E. menyampaikan pesan inti bahwa ketahanan wilayah yang kuat secara langsung akan berdampak pada kenyamanan hidup masyarakat luas. Menurut beliau, komunikasi yang aktif dan responsif antara kepolisian dan kelompok pemuda adalah modal utama dalam menangkal radikalisme jalanan maupun penyalahgunaan zat adiktif.
Sementara itu, Kapolres Kuningan AKBP Muhamad Ali Akbar, S.I.K., M.Si melalui Kapolsek Mandirancan AKP Atang Mulyana, S.E. menambahkan bahwa Polri akan selalu mengawal aktivitas masyarakat di malam hari, memastikan setiap jengkal wilayah pemukiman di wilayah hukum Polres Kuningan tetap aman dari pengaruh buruk kenakalan remaja yang meresahkan.

