Polres Kuningan Polda Jabar – Ketidaktahuan atau kurangnya kewaspadaan terhadap modus-modus penipuan modern seringkali menjadi akar terjadinya kerugian materiil di pusat-pusat perbelanjaan. Menyadari hal tersebut, Polsek Mandirancan menggelar aksi penyuluhan keliling dan sosialisasi kamtibmas guna mencerdaskan para pekerja retail di sela-sela jam operasional mereka. Kegiatan ini dirancang secara interaktif di balik meja kasir agar pesan-pesan penyelamatan dapat dipahami secara mendalam.
Materi yang disampaikan dalam sosialisasi berkala ini mencakup trik mendeteksi pelaku hipnotis (tetap fokus, hindari kontak mata terlalu lama jika tidak wajar, dan segera panggil rekan kerja), pentingnya verifikasi informasi digital agar tidak terjebak hoaks, hingga prosedur keamanan pengelolaan uang tunai. Sasaran utamanya adalah para pramuniaga di Alfamart dan Indomaret Desa Nanggela. Kegiatan edukatif yang digawangi oleh Ka SPKT 2 Aiptu Juro Jauhari, S.H. bersama Brigpol Singgih ini sukses digelar pada hari Minggu, 14 Juni 2026.
Tujuan utama dari gerakan cerdas kamtibmas ini adalah untuk membentuk karakter pekerja swasta yang taat hukum, jeli, dan cerdas finansial secara sadar, sehingga tidak menjadi korban kejahatan bermodus gendam. Dengan meningkatnya pemahaman karyawan mengenai pentingnya perangkat digital pelindung seperti CCTV yang selalu aktif, diharapkan potensi kerugian usaha akibat kelalaian internal dapat ditekan secara signifikan.
Penyampaian imbauan dilakukan dengan cara yang santai namun serius, memanfaatkan momen jeda transaksi untuk menempelkan stiker nomor aduan darurat polsek di pintu masuk gerai. Pendekatan interaktif ini memicu kesadaran mandiri para karyawan, di mana mereka diberikan ruang seluas-luasnya untuk berkonsultasi mengenai langkah hukum pertama jika menghadapi konsumen yang terindikasi menggunakan uang palsu atau melakukan penipuan digital.
Pada kesempatan terpisah, Kapolsek Mandirancan AKP Atang Mulyana, S.E. menyampaikan pesan inti bahwa benteng pertahanan terbaik melawan kejahatan modern adalah edukasi dan ketenangan pikiran saat bekerja. Beliau berharap masyarakat retail dapat menjadi filter utama bagi keamanan tempat kerjanya sendiri dengan selalu menerapkan prinsip kehati-hatian dalam setiap transaksi finansial.
Sementara itu, Kapolres Kuningan AKBP Muhamad Ali Akbar, S.I.K., M.Si melalui Kapolsek Mandirancan AKP Atang Mulyana, S.E. menambahkan bahwa program edukasi kamtibmas melalui patroli dialogis ke pusat perbelanjaan ini akan terus bergulir secara masif, sebagai komitmen Polri dalam membangun peradaban masyarakat yang cerdas, aman, dan patuh hukum.

