Polres Kuningan Polda Jabar – Menjaga kesucian iklim demokrasi dan ketenteraman sosial di tingkat pedesaan menuntut kepedulian yang tinggi dalam menyaring setiap informasi yang beredar luas di media sosial. Di tengah derasnya arus digitalisasi, peran aktif aparat kepolisian untuk mengedukasi warga agar tidak mudah terprovokasi oleh berita yang belum jelas kebenarannya menjadi prioritas utama demi tegaknya kerukunan antarwarga.
Langkah preventif tersebut diwujudkan secara nyata melalui agenda sambang dialogis yang menyasar para tokoh sentral di lingkungan pemukiman warga. Kegiatan ini dirancang untuk membangun pemahaman yang sama dalam membentengi lingkungan pedesaan dari bahaya perpecahan yang dipicu oleh isu-isu provokatif pada Kamis, 28 Mei 2026.
Dalam pelaksanaannya di siang hari, Bhabinkamtibmas Polsek Mandirancan Aipda Teguh Diantoro turun langsung menyambangi kediaman tokoh masyarakat Desa Cirea, yakni Bapak H. Maman. Pertemuan yang berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan ini menjadi ruang diskusi yang hangat untuk membahas perkembangan situasi kamtibmas di desa setempat.
Petugas menyampaikan pesan penting agar warga selalu waspada terhadap penyebaran berita bohong (hoax) yang dapat memecah belah persatuan. Selain itu, Aipda Teguh juga mengajak tokoh masyarakat untuk terus menggerakkan warganya dalam mendukung keamanan lingkungan melalui optimalisasi kegiatan ronda malam secara konsisten.
Kapolres Kuningan AKBP Muhamad Ali Akbar, S.I.K., M.Si melalui Kapolsek Mandirancan AKP Atang Mulyana, S.E. menyampaikan pesan inti bahwa kolaborasi antara Bhabinkamtibmas dan tokoh masyarakat adalah kunci utama dalam mendeteksi dini setiap gangguan keamanan serta menangkal dampak negatif dari penyebaran hoax di desa.
Mendengar arahan tersebut, Bapak H. Maman selaku perwakilan warga menyampaikan ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya atas keaktifan dan kepedulian yang ditunjukkan oleh Bhabinkamtibmas Polsek Mandirancan. Kegiatan sambang ini berjalan dengan aman, tertib, dan memperkokoh sinergitas demi kenyamanan warga masyarakat yang sedang beraktivitas maupun beristirahat.

