
Cineumbeuy – Dalam rangka membentuk generasi muda yang berkarakter dan religius, Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam (KKG PAI) se-Kecamatan Lebakwangi menggelar kegiatan Lomba Pekan dan Seni Pendidikan Agama Islam (Pentas PAI) tingkat Sekolah Dasar pada Rabu (06/05/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan di SDN 2 Cineumbeuy dan Mushola An-Nur Desa Cineumbeuy, Kecamatan Lebakwangi, Kabupaten Kuningan tersebut berlangsung mulai pukul 07.30 WIB hingga selesai.
Hadir dalam kegiatan itu Kanit Binmas Polsek Lebakwangi Aipda Hendrik Purwanto guna melakukan monitoring sekaligus memberikan dukungan terhadap kegiatan pembinaan karakter dan mental spiritual para pelajar.
Mengusung tema “Pemuda Masa Kini: Berbudaya, Beradab, Ber-PAI”, kegiatan Pentas PAI menjadi sarana positif dalam menanamkan nilai-nilai agama, budaya, dan etika kepada generasi muda sejak dini.
Berbagai perlombaan bernuansa islami yang digelar tidak hanya mengembangkan bakat dan kreativitas siswa, tetapi juga membentuk sikap disiplin, sopan santun, rasa tanggung jawab, serta semangat kebersamaan.
Di tengah perkembangan zaman dan kemajuan teknologi, para pelajar diharapkan mampu menjadi generasi yang tetap menjunjung tinggi budaya bangsa, memiliki adab dalam pergaulan, serta menjadikan Pendidikan Agama Islam sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
Kehadiran Polri dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergitas dengan dunia pendidikan dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi tumbuh kembang anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.
Kapolres Kuningan Muhammad Ali Akbar melalui Kapolsek Lebakwangi Wawan Hernawan menyampaikan bahwa pendidikan agama dan pembentukan karakter harus berjalan seiring guna menciptakan generasi muda yang berkualitas.
“Generasi muda harus mampu menjadi pribadi yang cerdas, berbudaya, memiliki adab yang baik, serta menjadikan nilai-nilai agama sebagai pondasi dalam menghadapi tantangan kehidupan,” ungkap Kapolsek.
Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman, tertib, lancar, dan penuh antusiasme dari para peserta, guru, orang tua, serta masyarakat yang hadir.
