Polres Kuningan Polda Jabar – Stabilitas keamanan wilayah ditentukan oleh seberapa kuat pengawasan yang dilakukan di area penyangga dan perbatasan. Jalur Desa Cirea yang berbatasan langsung dengan wilayah Cirebon merupakan obyek pengawasan vital bagi Polsek Mandirancan. Deteksi dini terhadap masuknya pelaku kejahatan dari luar daerah menjadi fokus utama operasional kepolisian guna memastikan wilayah Mandirancan tetap menjadi zona aman bagi warganya.
Operasi KRYD malam ini difokuskan pada pencegahan aksi premanisme, balap liar, dan masuknya barang haram yang dapat merusak ketertiban umum. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 13 April 2026.
Ka SPKT 2 Aiptu Juro Jauhari, S.H. bersama anggota bergerak taktis memantau situasi di perbatasan Cirea-Matangaji. Petugas melakukan observasi terhadap titik-titik gelap yang rawan dijadikan tempat berkumpulnya kelompok motor. Instruksi tegas diberikan kepada para pemuda yang ditemukan masih beraktivitas di luar rumah agar segera kembali untuk menghindari potensi menjadi korban atau pelaku kejahatan jalanan.
Himbauan anti narkoba dan miras juga digencarkan sebagai langkah pembinaan mental bagi warga yang bermukim di daerah perbatasan. Sinergi antara patroli mobile dan pemantauan statis di titik batas kabupaten ini diharapkan dapat meminimalisir segala bentuk gangguan keamanan yang mungkin terjadi di waktu dini hari.
Kapolsek Mandirancan AKP Atang Mulyana, S.E. menyampaikan pesan inti bahwa keamanan adalah investasi yang harus dirawat setiap saat. Beliau menegaskan bahwa jajaran kepolisian akan terus berada di lapangan demi memastikan supremasi hukum terjaga dan masyarakat terlindungi dari segala bentuk intimidasi pelaku kejahatan.
Kapolres Kuningan AKBP Muhamad Ali Akbar, S.I.K., M.Si. melalui Kapolsek Mandirancan AKP Atang Mulyana, S.E. menyatakan bahwa komitmen menjaga Harkamtibmas adalah prioritas tertinggi. Melalui patroli yang terintegrasi, diharapkan wilayah hukum Polres Kuningan tetap menjadi daerah yang aman, nyaman, dan damai bagi seluruh lapisan masyarakat.

