KUNINGAN โ Guna mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan dan menekan angka kriminalitas, jajaran Polsek Kuningan secara resmi meningkatkan dan mengintensifkan kegiatan patroli malam hari. Langkah tegas ini diambil sebagai upaya preventif untuk mengantisipasi tindak pidana C3, yakni Pencurian dengan Pemberatan (Curat), Pencurian dengan Kekerasan (Curas), dan Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor), Rabu (11/03).
Kegiatan patroli yang mengedepankan unit Samapta dan Reskrim ini menyisir wilayah-wilayah yang dianggap rawan, mulai dari pemukiman padat penduduk, area parkir umum, hingga kawasan pertokoan yang ditinggalkan pemiliknya saat malam hari.
Kapolsek Kuningan, AKP Bambang Poernomo, S.H., menegaskan bahwa intensitas patroli ditingkatkan terutama pada jam-jam rawan, yakni antara pukul 00.00 hingga 05.00 WIB, guna memastikan keamanan maksimal bagi warga yang sedang beristirahat.
“Kami tidak ingin memberikan celah sedikit pun bagi pelaku kejahatan C3. Melalui patroli yang diintensifkan ini, personel kami hadir di titik-titik rawan untuk mematahkan niat dan kesempatan para pelaku. Kehadiran polisi di lapangan adalah jaminan keamanan bagi masyarakat,” tegas AKP Bambang Poernomo.
Fokus Strategis Patroli Pencegahan C3:
- Antisipasi Curanmor: Melakukan pemantauan ketat di area parkir terbuka dan pemukiman warga, serta memberikan imbauan agar pemilik kendaraan selalu menggunakan kunci ganda.
- Cegah Curat (Rumah Kosong & Toko): Melakukan pengecekan fisik pada pintu gerbang gudang dan ruko, serta memastikan penerangan di sekitar pemukiman berfungsi dengan baik.
- Minimalisir Curas (Begal/Jambret): Mengoperasikan patroli Blue Light di jalur-jalur sepi dan minim penerangan yang berpotensi menjadi lokasi aksi kejahatan jalanan.
- Sinergi Siskamling: Berdialog dengan petugas ronda malam untuk mengoordinasikan pola pengamanan lingkungan secara berlapis.
Dalam pelaksanaan patroli, personel Polsek Kuningan juga bersikap responsif terhadap setiap orang atau kendaraan yang gerak-geriknya mencurigakan dengan melakukan pemeriksaan identitas secara humanis namun tetap waspada.
AKP Bambang Poernomo, S.H. menambahkan bahwa partisipasi aktif warga sangat dibutuhkan untuk membantu tugas kepolisian di lapangan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan menjadi ‘polisi’ bagi diri sendiri dengan tidak ceroboh meninggalkan barang berharga. Segera laporkan ke Polsek Kuningan melalui nomor darurat jika melihat indikasi gangguan kamtibmas. Kami siap bergerak cepat demi Kuningan yang aman,” pungkasnya.
