
Lebakwangi, Kuningan – Komitmen mendukung pengelolaan lingkungan berkelanjutan terus diwujudkan oleh Polsek Lebakwangi jajaran Polres Kuningan Polda Jabar melalui kegiatan bertajuk “Asta Cita in Action Mengelola 50% Sampah Nasional dengan Kompos Mandiri.”
Kegiatan ini dilaksanakan pada Minggu pagi, 01 Maret 2026 sekira pukul 08.00 WIB hingga selesai, bertempat di Mako Polsek Lebakwangi, Kabupaten Kuningan.
Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolsek Lebakwangi AKP Wawan Hernawan dan diikuti oleh seluruh anggota Polsek Lebakwangi sebagai bentuk dukungan nyata terhadap program Asta Cita Presiden RI dalam mewujudkan Indonesia Emas, khususnya pada sektor lingkungan hidup dan kemandirian pangan.
Dalam pelaksanaannya, anggota membuat sebanyak 25 media tanam dari limbah rumah tangga berupa bekas galon air mineral kemasan besar.
Pemanfaatan galon bekas tersebut menjadi wadah tanam produktif merupakan langkah konkret dalam mengurangi sampah anorganik sekaligus menerapkan prinsip daur ulang.
Selain itu, limbah organik seperti sisa sayur dan buah diolah menjadi kompos mandiri yang kaya unsur hara. Kompos tersebut dimanfaatkan sebagai media tanam dan pupuk alami guna mendukung pertumbuhan tanaman.
Melalui langkah ini, sebagian besar sampah organik yang dihasilkan dapat dikelola secara mandiri dan tidak berakhir di tempat pembuangan akhir.
Kapolsek Lebakwangi AKP Wawan Hernawan menyampaikan bahwa gerakan kompos mandiri ini merupakan kontribusi nyata dalam mengurangi beban sampah nasional, mengingat lebih dari separuh komposisi sampah rumah tangga didominasi limbah organik yang dapat dikelola secara produktif.
Sementara itu, Kapolres Kuningan, Muhammad Ali Akbar, S.I.K., M.Si., memberikan apresiasi dan arahan melalui Kapolsek Lebakwangi.
Beliau menegaskan pentingnya konsistensi serta inovasi dalam mendukung kebijakan pemerintah, serta mendorong seluruh jajaran untuk menjadi pelopor dalam pengelolaan sampah berbasis lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.
Melalui Asta Cita in Action, Polsek Lebakwangi berharap gerakan kompos mandiri ini dapat menjadi contoh inspiratif bagi masyarakat dalam mengelola sampah secara bijak, memperkuat ketahanan pangan, serta menciptakan lingkungan yang bersih dan berkelanjutan menuju Indonesia Emas.
