
Lebakwangi, Kuningan – Inovasi ramah lingkungan kembali digagas oleh Polsek Lebakwangi jajaran Polres Kuningan melalui kegiatan bertajuk Organic Smart Farming Cara Keren Mengubah Sisa Makanan Jadi Tanaman.
Kegiatan ini dilaksanakan pada Minggu, 01 Maret 2026, bertempat di Mako Polsek Lebakwangi, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.
Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolsek Lebakwangi AKP Wawan Hernawan dan diikuti oleh seluruh anggota Polsek Lebakwangi.
Dalam aksi nyata tersebut, sebanyak 25 media tanam dibuat dari limbah rumah tangga berupa bekas galon air mineral kemasan besar yang dimodifikasi menjadi wadah tanam produktif.
Pemanfaatan barang bekas ini menjadi wujud nyata penerapan konsep ramah lingkungan dan pengurangan sampah anorganik.
Selain itu, sisa makanan seperti sayur dan buah yang biasanya terbuang diolah menjadi kompos alami.
Limbah organik tersebut dimanfaatkan sebagai media tanam sekaligus pupuk yang kaya nutrisi, sehingga mampu mendukung pertumbuhan tanaman secara sehat dan alami.
Konsep Organic Smart Farming ini menekankan pengelolaan limbah secara cerdas, efektif, dan berkelanjutan.
Kapolsek Lebakwangi AKP Wawan Hernawan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program Asta Cita Presiden RI dalam rangka mewujudkan Indonesia Emas, khususnya dalam bidang ketahanan pangan dan pelestarian lingkungan.
“Dengan langkah sederhana ini, kita membuktikan bahwa sisa makanan bisa menjadi sumber kehidupan baru dan mendukung kemandirian pangan,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolres Kuningan, Muhammad Ali Akbar, S.I.K., M.Si., memberikan apresiasi dan arahannya melalui Kapolsek Lebakwangi AKP Wawan Hernawan.
Beliau menegaskan pentingnya inovasi kreatif yang berdampak langsung pada lingkungan dan masyarakat, serta mendorong seluruh personel untuk terus berperan aktif dalam mendukung program pemerintah.
Melalui Organic Smart Farming, Polsek Lebakwangi berharap dapat menginspirasi masyarakat untuk mulai mengelola limbah rumah tangga secara bijak, menciptakan tanaman produktif dari sisa makanan, dan bersama-sama membangun masa depan pangan yang sehat, mandiri, dan berkelanjutan di Kabupaten Kuningan.
