Polres Kuningan Polda Jabar – Dinamika sosial di bulan Ramadhan menuntut kesiapsiagaan ekstra dari institusi kepolisian untuk menjaga marwah kesucian bulan ini dari segala bentuk kemaksiatan dan tindak pidana. Tantangan keamanan yang muncul seringkali bukan hanya berasal dari faktor eksternal pelaku kejahatan, namun juga dari pergeseran perilaku sosial di dalam masyarakat itu sendiri yang perlu diarahkan secara tepat.
Langkah strategis diambil oleh Bhabinkamtibmas Polsek Mandirancan Aipda Budy Santoso dengan melakukan kunjungan intensif ke Desa Kertawinangun sebagai bentuk tanggung jawab moral dan profesi. Kehadiran beliau merupakan representasi dari upaya Polri dalam menyelaraskan gerak dengan pemerintah desa guna menciptakan tatanan masyarakat yang disiplin dan waspada di awal tahun 2026 ini, Kamis (19/02/2026).
Secara analitis, peningkatan kewaspadaan terhadap curanmor di masa Ramadhan bukan tanpa alasan, mengingat kebutuhan ekonomi yang meningkat seringkali memicu seseorang berbuat nekat. Oleh karena itu, edukasi yang diberikan oleh Bhabinkamtibmas di balai desa menjadi instrumen penting dalam memperkuat benteng pertahanan masyarakat secara mandiri terhadap ancaman kehilangan aset berharga.
Fenomena perang sarung remaja pun menjadi sorotan tajam karena telah bergeser dari sekadar permainan menjadi ajang pembuktian eksistensi yang menyimpang. Diperlukan tindakan kolektif antara kepolisian dan perangkat desa untuk memutus rantai perilaku negatif ini dengan memberikan pemahaman bahwa keamanan wilayah adalah tanggung jawab setiap individu, termasuk generasi muda.
Kapolres Kuningan AKBP Muhamad Ali Akbar, S.I.K., M.Si melalui Kapolsek Mandirancan AKP Atang Mulyana. SE berpesan dengan sangat agar warga tetap waspada terhadap aksi curanmor yang marak di bulan puasa dan secara aktif membina remaja agar tidak terjebak dalam aksi perang sarung saat obrog sahur. Pesan ini merupakan upaya mitigasi risiko demi menjamin kenyamanan ibadah masyarakat.
Pada akhirnya, keberhasilan pengamanan Ramadhan di Desa Kertawinangun akan sangat bergantung pada seberapa kuat komitmen yang dibangun oleh Bhabinkamtibmas bersama tokoh desa. Melalui kerja keras dan dedikasi yang tanpa henti, marwah Ramadhan akan tetap terjaga dalam bingkai keamanan yang paripurna di wilayah hukum Polsek Mandirancan.

