KUNINGAN – Guna memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang dan nyaman, Polsek Kuningan memperketat pengawasan dan pengamanan di seluruh wilayah hukumnya. Langkah ini diambil sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi peningkatan tindak kriminalitas yang kerap terjadi selama bulan suci Ramadan, Selasa (24/02).
Strategi pengamanan dilakukan secara komprehensif, mulai dari peningkatan patroli di jam-jam rawan, pengamanan pusat perbelanjaan, hingga pengawasan terhadap pemukiman warga yang ditinggalkan saat ibadah tarawih.
Kapolsek Kuningan, AKP Bambang Poernomo, S.H., menyatakan bahwa kerawanan kejahatan di bulan Ramadan memiliki pola yang khas, sehingga diperlukan penanganan yang lebih spesifik dan terukur.
“Selama Ramadan, ada pergeseran waktu aktivitas masyarakat. Oleh karena itu, kami melakukan penebalan personel pada waktu-waktu krusial, seperti saat warga berburu takjil, pelaksanaan tarawih, hingga waktu sahur. Fokus kami adalah mencegah niat dan kesempatan para pelaku kejahatan,” tegas AKP Bambang Poernomo.
Langkah Strategis Antisipasi Kejahatan:
- Pencegahan C3 (Curat, Curas, Curanmor): Mengintensifkan patroli di area perumahan dan parkir masjid guna mencegah pencurian kendaraan bermotor dan rumah kosong.
- Pengamanan Pusat Ekonomi: Menyiagakan personel di pasar tumpah, perbankan, dan pertokoan emas untuk mengantisipasi aksi copet maupun perampokan.
- Antisipasi Penyakit Masyarakat: Melakukan pemantauan terhadap peredaran minuman keras, petasan, dan praktik perjudian yang dapat merusak kesucian bulan Ramadan.
- Satgas Anti Tawuran: Menyiagakan tim khusus untuk membubarkan kerumunan remaja guna mencegah aksi perang sarung dan tawuran yang kerap terjadi menjelang dini hari.
Selain langkah preventif, Polsek Kuningan juga menggandeng tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga keamanan swakarsa di lingkungan masing-masing.
AKP Bambang Poernomo, S.H. mengingatkan warga agar tidak memicu terjadinya kejahatan dengan perilaku yang kurang waspada, seperti mengenakan perhiasan mencolok saat ke pasar atau meninggalkan rumah dalam keadaan tidak terkunci.
“Kamtibmas bukan hanya tugas polisi, tapi tanggung jawab kita semua. Kami mengimbau warga untuk segera melapor melalui nomor darurat jika melihat indikasi tindakan kriminal. Mari kita buat Ramadan tahun ini aman, damai, dan penuh berkah di wilayah Kuningan,” tutup Kapolsek.
