Komitmen pengamanan lalu lintas pada pagi hari terus diperkuat di wilayah Cilimus, Kabupaten Kabupaten Kuningan, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat di jam sibuk. Jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia menempatkan personel di sejumlah titik strategis, khususnya di persimpangan sekolah dan jalur utama yang menjadi pusat pertemuan arus kendaraan. Kehadiran petugas sejak sebelum puncak kepadatan menjadi langkah efektif dalam mengurai potensi kemacetan serta mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas.
Pengaturan dilakukan secara terencana dengan mengedepankan ketegasan dan pendekatan humanis. Setiap kendaraan diarahkan sesuai prioritas arus, sehingga tidak terjadi saling serobot yang dapat memicu kemacetan. Petugas juga memastikan pejalan kaki, terutama anak-anak sekolah, mendapatkan pengawalan saat menyeberang jalan. Situasi yang semula berpotensi padat dapat dikendalikan berkat koordinasi yang solid di lapangan.
Kapolres Kuningan AKBP Muhammad Ali Akbnar, SIK, M.Si melalui Kapolsek Cilimus AKP Mohamad Faisal, SH menegaskan bahwa kegiatan PH pagi merupakan wujud pelayanan nyata kepolisian kepada masyarakat. Ia menyampaikan bahwa keselamatan pelajar dan kelancaran aktivitas warga menjadi prioritas utama. Menurutnya, konsistensi kehadiran polisi di jam sibuk adalah bagian dari tanggung jawab institusi dalam memberikan perlindungan dan rasa aman.
Selain mengatur arus, petugas juga menertibkan kendaraan yang berhenti sembarangan di bahu jalan. Langkah ini dilakukan untuk mencegah penyempitan jalur yang dapat menghambat laju kendaraan lain. Pengendara yang melaju dengan kecepatan tinggi turut diingatkan agar lebih berhati-hati dan mengutamakan keselamatan bersama.
Orang tua siswa memberikan apresiasi atas pengamanan rutin tersebut. Mereka merasa lebih tenang saat mengantar anak ke sekolah karena adanya pengawasan langsung dari aparat. Kehadiran polisi dinilai mampu menciptakan suasana tertib dan aman di lingkungan pendidikan.
Kegiatan PH pagi juga menjadi sarana edukasi disiplin berlalu lintas. Anak-anak sekolah diajak memahami pentingnya menyeberang di tempat yang aman dan mematuhi rambu-rambu yang ada. Edukasi ini diharapkan dapat membentuk karakter tertib sejak usia dini.
Di simpang tiga yang menjadi titik kepadatan utama, arus kendaraan tetap bergerak lancar meski volume meningkat. Petugas secara bergantian mengatur kendaraan dari setiap arah agar tidak terjadi penumpukan. Pola pengaturan yang konsisten membuat situasi tetap terkendali.
Kapolres Kuningan AKBP Muhammad Ali Akbnar, SIK, M.Si melalui Kapolsek Cilimus AKP Mohamad Faisal, SH kembali mengingatkan pentingnya sinergi antara masyarakat dan kepolisian dalam menciptakan budaya tertib berlalu lintas. Ia menegaskan bahwa keberhasilan pengamanan tidak terlepas dari kesadaran para pengguna jalan dalam mematuhi aturan.
Pendekatan persuasif terus dikedepankan dalam setiap tindakan. Petugas tidak hanya menegur, tetapi juga memberikan pemahaman mengenai risiko kecelakaan apabila aturan dilanggar. Dengan cara ini, diharapkan tumbuh kesadaran kolektif untuk menjaga keselamatan bersama.
Pengawasan rutin yang dilakukan setiap pagi terbukti efektif menekan potensi gangguan lalu lintas. Tidak ditemukan insiden berarti selama kegiatan berlangsung, dan arus kendaraan dapat terurai dengan baik hingga jam sibuk berakhir.
Melalui komitmen yang berkelanjutan, kegiatan PH pagi menjadi simbol pelayanan langsung kepada masyarakat. Upaya ini tidak hanya menjaga kelancaran arus kendaraan, tetapi juga memperkuat kepercayaan publik terhadap kinerja kepolisian dalam menciptakan keamanan dan ketertiban di wilayah Cilimus.

