Kuningan – Polsek Luragung bersama dengan koramil Luragung serta Pemerintah Desa dan masyarakat Desa Cimulya Kecamatan Cimahi melaksanakan bersih-bersih dan evakuasi material longsor di Desa Cimulya Kecamatan Cimahi kabpaten Kuningan, Kamis (12/02/2026).
Kejadian longsor Serumpun Bambu yang Menutupi Akses Jalan Desa Menuju SD Negeri Cimulya dan SMP Satu Atap (Satap) Cimulya terjadi pada hari Rabu tanggal 11 Februari 2026 sekira pukul 18.00 wib dikarenakan intensitas hujan yang cukup tinggi mulai dari pukul 15.30 wib.
Akibat dari tanah longsor tersebut selain menutup akses jalan dan juga mengancam 1 (satu) buah rumah milik Sdr. Darkim bin Rusminta, 50 tahun, Petani, Dusun Pahing Rt 005 Rw 002 Desa Cimulya Kec. Cimahi dan tanah tebing yang mengalami Longsor dengan ketinggian kurang lebih 5m dengan panjang 25m.
Atas kejadian tanah longsor tersebut tidak terdapat korban jiwa dan hanya kerugian materil akibat kerusakan pada rumah warga.
Kesigapan TNI-Polri serta pemerintah Desa Cimulya serta masyarakat dalam menangani kejadian tersebut disambut baik oleh masyarakat sehingga mendapat penanganan secara cepat dan akses jalan dapat dilalui kembali dengan dilakukan secara gotong royong mengevakuasi dan membersihkan material longsor yang menutup akses jalan.
Pihak Polsek Luragung pada kesempatan tersebut juga mmeberikan himbauan kepada masyarakat Desa Cimulya agar selalu waspada akan terjadinya bencana alam baik banjir ataupun tanah longsor mengingat musim penghujan dengan intensitas tinggi dan apabila yang rumah atau tempat tinggal mendapati adanya pergerakan tanah yang dapat mengakibatkan terjadinya tanah longsor agar segera menyelamatkan diri dan memberitahu pemerintah Desa dan menghubungi pihak terkait agar dapat dilakukan penanggulangan atau penanganan secara cepat.

