Polres Kuningan Polda Jabar – Stabilitas kamtibmas di wilayah Mandirancan terus dipelihara melalui pendekatan yang mengakar kepada para tokoh berpengaruh di tingkat dusun. Dengan membangun kepercayaan publik, kepolisian dapat lebih mudah menggerakkan potensi masyarakat untuk turut serta dalam menjaga keamanan lingkungan secara mandiri. Langkah preventif ini sangat penting untuk memastikan bahwa setiap potensi gangguan ketertiban dapat diredam sejak dini melalui komunikasi yang persuasif.
KA SPKT 3 Polsek Mandirancan Aiptu Ajat Sudrajat didampingi Bhabinkamtibmas Aiptu Sandi Waluyo melaksanakan kunjungan sambang tokoh masyarakat kepada Bapak H. Asep di Dusun Pon, Desa Mandirancan. Pertemuan ini diisi dengan pembahasan mengenai situasi keamanan lingkungan serta langkah antisipasi menghadapi cuaca ekstrem yang melanda wilayah tersebut. Kegiatan pembinaan masyarakat ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 31 Januari 2026.
Kapolres Kuningan AKBP Muhamad Ali Akbar, S.I.K., M.Si melalui Kapolsek Mandirancan AKP Atang Mulyana, S.E. menyatakan bahwa kehadiran polisi di rumah warga adalah wujud nyata dari Polri yang Presisi. Beliau menginstruksikan jajaran untuk tidak bosan memberikan imbauan mengenai kesehatan lingkungan dan kewaspadaan bencana alam kepada masyarakat. Keamanan dan keselamatan warga desa adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
KA SPKT 3 Aiptu Ajat Sudrajat dalam arahannya menekankan, “Kewaspadaan terhadap aksi kejahatan harus tetap ditingkatkan di Dusun Pon, jangan beri celah bagi pelaku kriminal. Di samping itu, kami mengimbau warga melalui Bapak H. Asep untuk terus menjaga kesehatan lingkungan dan selalu waspada terhadap bencana alam di tengah musim penghujan ini demi keamanan kita bersama.”
Pesan-pesan tersebut diterima dengan baik oleh Bapak H. Asep yang akan segera mensosialisasikannya kepada warga sekitar. Sinergi ini merupakan bentuk nyata kolaborasi polisi dan masyarakat dalam menjaga marwah desa yang aman. Polsek Mandirancan berkomitmen untuk terus meningkatkan frekuensi sambang tokoh guna menjaga kondusivitas wilayah secara menyeluruh.

