Program MBG Resmi Diluncurkan di SD Negeri Linggasana
Pemerintah terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini melalui Program Makanan Bergizi Gratis (MBG). Program ini secara resmi diluncurkan di SD Negeri Linggasana, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan.
Launching program MBG digelar pada Senin, 2 Februari 2026. Kegiatan dimulai sejak pukul 09.00 WIB dan berlangsung hingga seluruh rangkaian acara selesai dilaksanakan.
SD Negeri Linggasana ditetapkan sebagai lokasi awal pelaksanaan MBG di wilayah Kecamatan Cilimus. Penunjukan sekolah ini menjadi langkah awal implementasi program nasional tersebut di tingkat daerah.
Program MBG merupakan kebijakan strategis nasional Presiden RI Jenderal TNI (Purn) H. Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka. Program ini dipandang sebagai investasi jangka panjang dalam pembangunan manusia Indonesia.
Pelaksanaan kegiatan turut dihadiri oleh Panit Lantas Polsek Cilimus Iptu Cecep Iman Santoso dan Danramil 1510 Cilimus. Kehadiran unsur TNI dan Polri menunjukkan dukungan penuh terhadap kelancaran program.
Selain itu, hadir pula Ketua SPPG MBG Linggasana dan Pengawas MBG Hambalang Bapak Hartono. Keduanya berperan penting dalam memastikan kualitas dan standar gizi makanan yang disajikan.
Bhabinkamtibmas dan Babinsa Desa Linggasana juga tampak mendampingi kegiatan sejak awal hingga selesai. Unit Intelkam Polsek Cilimus turut melakukan pemantauan situasi.
Kepala SD Negeri Linggasana bersama PLKB Kecamatan Cilimus Bapak Rika hadir menyambut baik pelaksanaan program tersebut. Pihak sekolah menyatakan kesiapan dalam mendukung program MBG secara berkelanjutan.
Program MBG menyasar anak-anak sekolah dasar sebagai penerima manfaat utama. Hal ini sejalan dengan upaya pemenuhan kebutuhan gizi pada masa pertumbuhan anak.
Asupan makanan bergizi dinilai berperan penting dalam meningkatkan konsentrasi belajar dan kesehatan fisik anak. Anak yang sehat diharapkan mampu meraih prestasi akademik yang lebih baik.
Tidak hanya berdampak pada sektor pendidikan dan kesehatan, program ini juga mendorong perputaran ekonomi lokal. UMKM setempat dilibatkan dalam penyediaan bahan pangan.
Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi bertanggung jawab atas proses pengolahan dan distribusi makanan. Pengawasan dilakukan secara ketat dan berkesinambungan.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif. Seluruh rangkaian acara berjalan lancar sesuai dengan rencana.

