
Pemanfaatan Lahan Baku Kering Non LBS (Lahan Bukan Sawah) untuk penanaman jagung hibrida pada Kamis (29/1/2026) membuktikan potensi besar lahan kering di Kabupaten Kuningan. Kapolres Kuningan AKBP Muhammad Ali Akbar menyatakan bahwa program ini membuka wawasan baru tentang optimalisasi lahan yang selama ini dianggap kurang produktif. Dengan teknik budidaya yang tepat dan pemilihan varietas unggul, lahan Non LBS dapat menjadi sumber pangan alternatif yang signifikan.
Kapolsek Garawangi IPTU Endar Kuswanadi, SE melaporkan bahwa kegiatan penanaman di Blok Lumpur, Desa Gunungkeling ini menargetkan lahan seluas 1,014 hektar yang tersebar di tiga lokasi. Kegiatan yang dimulai pukul 08.45 WIB ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian yang menekankan pentingnya diversifikasi lahan pertanian untuk ketahanan pangan. Dengan dukungan dari Camat Cigugur, Danramil, Perhutani, UPTD Pertanian, BPS, dan kelompok tani, program ini diharapkan dapat menjadi pilot project pemanfaatan lahan kering di Kabupaten Kuningan. Data hasil panen nantinya akan menjadi rujukan untuk pengembangan program serupa di wilayah lain yang memiliki karakteristik lahan sejenis.
