Renovasi parit di Simpang Tiga Sangkanurip membuat kondisi jalan menyempit dan dampaknya langsung terasa bagi masyarakat yang melintas. Situasi ini menjadi perhatian serius aparat Polsek Cilimus.
Kasi Humas Polsek Cilimus, Aipda Momon Usman Efendi, turun ke lokasi memastikan aktivitas pembangunan tidak menimbulkan risiko keselamatan. Ia meninjau titik-titik rawan yang berpotensi memicu kemacetan.
Setiba di lokasi, Aipda Momon melihat arus kendaraan bergerak lebih lambat. Ia memastikan jalur darurat yang dibuka sementara tetap aman dilalui oleh pengendara roda dua maupun roda empat.
Dalam pemantauan itu, ia berdialog dengan penanggung jawab proyek guna memahami pola kerja yang diterapkan. Pembahasan juga mencakup rencana percepatan penyelesaian pekerjaan.
Aipda Momon menekankan agar pekerja memasang rambu peringatan secara lengkap. Rambu-rambu tersebut harus ditempatkan pada area yang dapat terlihat jelas oleh pengendara.
Menurutnya, rambu yang memadai mampu menekan risiko kecelakaan akibat jalur yang menyempit. Ia mengimbau pengendara juga ikut meningkatkan kewaspadaan saat melewati lokasi.
Selain rambu, area proyek diminta tetap rapi dan bebas dari material menumpuk. Material yang menjorok ke badan jalan dianggap dapat menambah potensi bahaya.
Warga sekitar merasa tenang dengan kehadiran kepolisian yang memantau situasi langsung. Mereka berharap proses pembangunan berjalan disiplin dan tidak berlarut-larut.
Pihak proyek menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan sementara yang terjadi. Mereka mengaku tengah melakukan percepatan pekerjaan agar dampaknya dapat dikurangi.
Aipda Momon menyampaikan bahwa Polsek Cilimus akan terus hadir melakukan pemantauan. Ia memastikan keamanan dan ketertiban tetap terjaga selama proses renovasi berlangsung.
Pengawasan berjalan lancar dan menjadi bagian dari komitmen polisi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

