Polres Kuningan Polda Jabar – Dalam rangka memastikan kelancaran dan ketertiban pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kecamatan Garawangi, Kanit Samapta Polsek Garawangi, Iptu Bambang, bersama anggota melaksanakan monitoring langsung ke beberapa sekolah dasar pada Senin (05/05/2025). Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan distribusi makanan berjalan dengan baik dan aman untuk para siswa.
Adapun sekolah-sekolah yang dipantau oleh Polsek Garawangi adalah SDN 1 Sindangsari (262 siswa), SDN 1 Babakanreuma (137 siswa), SDN 2 Babakanreuma (257 siswa), SDN Kaduagung (207 siswa), SDN Kertaungaran (449 siswa), SDN 1 Kertawangunan (199 siswa), dan SDN 2 Kertawangunan (130 siswa). Pelaksanaan distribusi makanan di sekolah-sekolah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan kesehatan anak-anak di lingkungan sekolah.
Iptu Bambang bersama anggota Polsek Garawangi memastikan bahwa makanan yang disalurkan sudah sesuai dengan standar gizi yang ditentukan dan disajikan dalam keadaan higienis. Selain itu, pihak kepolisian juga melakukan pengecekan terhadap sistem distribusi makanan agar semua siswa menerima bagian mereka tanpa ada yang terlewat atau terjadi kekeliruan dalam pembagian.
Kapolsek Garawangi, AKP Dede Kusnadi, memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan program MBG yang dilakukan dengan baik oleh sekolah dan pihak penyelenggara katering. Ia juga menekankan bahwa keberadaan polisi dalam kegiatan ini bertujuan untuk menjaga ketertiban dan memberikan rasa aman kepada semua pihak yang terlibat. “Kami akan terus memantau dan mengawal pelaksanaan program MBG agar berjalan sesuai dengan rencana dan memberikan manfaat bagi anak-anak kita,” ujar Kapolsek.
Dengan adanya monitoring dari Polsek Garawangi, diharapkan para siswa dapat menerima makanan bergizi secara merata dan program ini dapat berjalan lancar. Polsek Garawangi juga akan terus berkoordinasi dengan pihak sekolah dan instansi terkait untuk mendukung kelancaran distribusi bantuan sosial dan ketahanan pangan di wilayah mereka.
