Bhabinkamtibmas Desa Bojong kembali melaksanakan sambang untuk mengingatkan masyarakat mengenai pentingnya kesiapsiagaan. Kegiatan ini dilakukan sebagai respons atas kondisi cuaca yang tidak menentu akhir-akhir ini.
Dalam sambangnya, BRIPKA Nanang Kosim bertemu dengan kepala desa dan perangkat lainnya. Diskusi berlangsung mengenai potensi bahaya yang mungkin muncul saat hujan lebat.
Salah satu potensi yang menjadi sorotan adalah pohon tumbang. Pepohonan besar di sekitar permukiman mengancam keselamatan warga apabila tidak diperhatikan.
Bhabinkamtibmas menekankan pentingnya melakukan pengecekan rutin terhadap pepohonan, terutama yang sudah tampak tua atau rapuh. Hal ini penting untuk menghindari risiko kecelakaan.
Perangkat desa menyambut baik imbauan tersebut dan berjanji akan menyampaikan kepada masyarakat. Edukasi berkelanjutan menjadi salah satu kunci menjaga keselamatan lingkungan.
Selain menyampaikan imbauan, BRIPKA Nanang juga menggali informasi terkait kondisi kamtibmas di Desa Bojong. Informasi ini menjadi bahan evaluasi untuk langkah pengamanan ke depan.
Kegiatan sambang berlangsung santai namun tetap serius membahas persoalan penting. Kedekatan antara polisi dan perangkat desa terlihat dalam suasana yang komunikatif.
Warga yang ditemui di lokasi sambang juga turut memberikan masukan terkait situasi lingkungan. Hal ini menunjukkan adanya kepedulian masyarakat terhadap keamanan lingkungan.
Dokumentasi kegiatan dilakukan sebagai bukti pelaporan kepada pimpinan. Polsek Cilimus selalu memastikan setiap kegiatan anggota tercatat dengan baik.
Bhabinkamtibmas memastikan bahwa kegiatan sambang akan terus dilaksanakan selama musim hujan. Aktivitas ini bertujuan meminimalisir potensi gangguan bencana alam.
Masyarakat diharapkan lebih peduli terhadap kondisi lingkungan dan segera melapor jika melihat situasi berbahaya. Keterlibatan aktif warga sangat penting dalam menjaga keselamatan bersama.
Melalui kegiatan sambang ini, Polsek Cilimus ingin menunjukkan komitmennya hadir untuk masyarakat. Upaya preventif dianggap lebih penting daripada penanganan ketika bencana terjadi

