[16.52, 3/8/2025] DOS Q: Ciptakan Kondisi Wilayah Yang Kondusif, Polisi RW Desa Panawuan Hadir Ditengah tengah Warga
[16.52, 3/8/2025] DOS Q: KUNINGAN – Upaya Polres Kuningan untuk lebih mendekatkan diri dengan masyarakat kembali terlihat dalam kegiatan hajatan warga yang berlangsung di Desa Panawuan, Kecamatan Cigandamekar, Minggu (3/8/2025). Dalam kesempatan tersebut, Aipda Momon Usman Efendi, yang bertugas sebagai Polisi RW, hadir menjalankan tugas pengamanan sekaligus berbaur dengan warga.
Kegiatan hajatan yang diselenggarakan di Dusun 02 RT 004 RW 002 itu dimulai sejak pukul 10.00 WIB dan dihadiri oleh ratusan warga dari berbagai penjuru desa. Dengan potensi keramaian yang tinggi, kehadiran aparat keamanan menjadi penting demi mencegah kemungkinan terjadinya gangguan keamanan maupun ketertiban.
Aipda Momon tidak sendirian. Ia bekerja sama dengan anggota Linmas setempat untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib. Kehadiran mereka disambut positif oleh warga yang merasa lebih nyaman dan tenang dalam mengikuti acara.
Tidak hanya melakukan pengamanan, Aipda Momon juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas secara santai kepada warga. Dalam perbincangan informal tersebut, ia mengajak masyarakat untuk ikut serta menjaga keamanan lingkungan, tidak hanya menyerahkan sepenuhnya kepada aparat kepolisian.
“Kami ingin masyarakat memiliki kesadaran kolektif untuk menjaga lingkungan. Ketika semua terlibat, potensi gangguan bisa diminimalisir sejak dini,” ujar Aipda Momon di sela-sela kegiatan.
Program Polisi RW sendiri merupakan salah satu inisiatif Polres Kuningan dalam mengembangkan pendekatan komunitas. Polisi tidak hanya hadir saat terjadi masalah, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial sebagai pelindung, pengayom, dan sahabat masyarakat.
Langkah ini terbukti mampu mempererat hubungan antara aparat kepolisian dan warga. Menurut salah satu tokoh masyarakat Desa Panawuan, kehadiran Polisi RW seperti Aipda Momon sangat berdampak positif, terutama dalam membangun rasa kebersamaan dan solidaritas di lingkungan sekitar.
“Kami merasa lebih dekat dengan polisi. Mereka hadir bukan untuk menakut-nakuti, tapi memberi rasa aman dan berdialog dengan warga,” ujarnya.
Kapolres Kuningan AKBP Muhammad Ali Akbar, SIK, M.Si melalui Kapolsek Cilimus menegaskan bahwa program Polisi RW merupakan bagian dari pelayanan berbasis komunitas. Dengan pola pendekatan ini, polisi dapat memahami langsung dinamika serta kebutuhan masyarakat di tingkat akar rumput.
“Polisi RW adalah ujung tombak pelayanan kami. Mereka tidak hanya menjaga keamanan, tapi juga mendengar dan memberi solusi atas persoalan warga,” jelas Kapolsek Cilimus dalam keterangannya.
Sepanjang kegiatan hajatan berlangsung, situasi tetap kondusif. Tidak ada gangguan yang berarti, dan seluruh rangkaian acara berjalan lancar. Dokumentasi kegiatan pun disiapkan sebagai bahan laporan dan evaluasi tugas ke depan.
Dengan konsistensi pelaksanaan program Polisi RW, Polres Kuningan berharap tercipta budaya kolektif dalam menjaga lingkungan yang aman, tertib, dan harmonis. Sinergi antara polisi dan masyarakat menjadi kunci utama menciptakan kondisi wilayah yang kondusif.
Humas Polsek Cilimus Polres Kuningan

